Palangka Raya, klikindonesia.comProgram Kartu Huma Betang tidak hanya ditujukan untuk sektor pendidikan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam rapat koordinasi daring bersama kepala sekolah pada Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa sistem bantuan pendidikan akan melibatkan merchant atau toko lokal di sekitar sekolah.

Dana perlengkapan sekolah akan dibelanjakan di toko yang telah bekerja sama dengan Bank Kalteng. “Kita ingin program ini tidak hanya membantu siswa, tetapi juga menghidupkan ekonomi di sekitar sekolah,” ujar Muhammad Reza Prabowo.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tengah menyusun mekanisme bersama aparat penegak hukum dan perbankan. Langkah ini dilakukan agar implementasi kebijakan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Kepala sekolah juga diminta mulai memetakan toko yang berpotensi menjadi mitra program.

Skema ini akan diatur melalui petunjuk teknis dan surat edaran resmi.

Program ini berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta yang memiliki siswa dalam kategori tidak mampu.

Dengan pendekatan ini, diharapkan manfaat program dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Transformasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif di Kalimantan Tengah. (kin)