MURUNG RAYA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Murung Raya, diselenggarakan festival budaya meriah yang menyuguhkan berbagai kesenian tradisional dan pertunjukan khas daerah. Acara ini berlangsung semarak, menampilkan partisipasi aktif masyarakat lewat persembahan tarian adat, musik tradisional, dan bentuk seni budaya lainnya.

Selain pertunjukan seni, festival ini juga menjadi daya tarik karena menghadirkan beragam kuliner lokal dan kerajinan tangan unik. Momentum ini digunakan masyarakat sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melestarikan warisan budaya lokal Murung Raya.

Festival budaya ini merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan, sebab tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan penting dalam memperkenalkan sejarah dan kekayaan budaya Murung Raya kepada publik yang lebih luas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap budaya daerah dan mendorong sektor pariwisata.

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut mengambil bagian, dengan memamerkan produk unggulan mereka, yang secara langsung mendukung peningkatan ekonomi lokal.

Aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung juga diperhatikan. Tim kesehatan dari PSC119 Murung Raya dan RSUD Puruk Cahu hadir dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan ambulans siaga di lokasi acara.

Acara semakin meriah dengan adanya berbagai kompetisi, seperti lomba tari adat, nyanyian khas daerah, dan kreasi kerajinan tangan. Penampilan dari artis lokal dan nasional juga menambah semarak suasana.

Meskipun pawai mobil hias tidak disebutkan secara spesifik, rangkaian acara ini tetap mencakup kegiatan pawai budaya yang melibatkan peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan sekolah, mengacu pada pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai bagian dari perhatian terhadap kesehatan publik, festival ini juga digunakan untuk mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kepada seluruh hadirin. (kin)