PURUK CAHU – Kabar baik datang bagi Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Murung Raya (Mura), khususnya petani Jagung Varietas Hibrida 234, yang merupakan jenis jagung pakan ternak. Pada Senin (4/8/2025) pagi, Poktan yang dibina oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik), berkolaborasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Murung, berhasil menjual hasil panen perdana Jagung Hibrida 234 mereka. Hasil panen ini langsung diterima oleh Bulog Wilayah Kabupaten Murung Raya.
Saat pemantauan di gudang Bulog, awak media menyaksikan Poktan didampingi oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan (Sekdistanik), Elmar, beserta jajarannya, serta Kapolsek Kecamatan Murung. Mereka disambut langsung oleh Kepala Bulog Wilayah Kabupaten Murung Raya.
Sekdistanik, Elmar, yang ditemui setelah memantau proses penimbangan, menjelaskan pokok hasil panen bahwa panen perdana Jagung Hibrida 234 dari Poktan Kecamatan Murung ini dinilai memuaskan. Kualitas jagung pakan tersebut memenuhi harapan, dengan kandungan kadar air mencapai 14 persen berkat proses pengeringan alami menggunakan panas terik matahari. Elmar didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan, Gazali Rahman, saat memberikan keterangan.
Pada kesempatan yang sama, Elmar menambahkan bahwa Pemda Kabupaten Mura melalui Distanik berkomitmen ke depan untuk membantu para Poktan dengan menyediakan alat pengering. Tujuannya adalah untuk menjaga kualitas kadar air jagung agar tetap di bawah batas 15 persen.
Elmar juga memaparkan target besar Pemda Mura melalui Distanik, yaitu secara berkala memiliki lahan seluas 300 hektar untuk penanaman Jagung Hibrida, yang akan dijalankan melalui sinergi bersama Polri, khususnya Polres Kabupaten Mura.
Total hasil panen dari Poktan Kecamatan Murung binaan Distanik dan Polsek Murung yang dijual kepada Bulog pada hari itu adalah sebanyak 200 kilogram, dengan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram. (kin)






