Muara Teweh – Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) diwujudkan melalui kunjungan langsung ke perantauan. Di sela agenda studi banding di Kota Yogyakarta, rombongan DPRD Barut menyempatkan diri mengunjungi Asrama Mahasiswa Barito Utara di sana.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua Asrama, Gesi Muji Wardana, dan Pembina Asrama, Indrayana Sandy. Delegasi legislatif hadir bukan hanya untuk menyalurkan motivasi, tetapi juga untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan para putra-putri Barito Utara yang sedang menimba ilmu.

Pembina Asrama, Indrayana Sandy, menyampaikan penghargaan tinggi atas perhatian ini. “Kunjungan ini sangat membesarkan hati mahasiswa. Mereka merasa didukung penuh oleh pemerintah daerah. Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi kemajuan pendidikan Barito Utara,” ungkap Indrayana, beberapa waktu lalu.

Anggota DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyampaikan apresiasi atas ketekunan mahasiswa yang gigih menuntut ilmu di tengah keterbatasan sebagai perantau.

“Kami bangga melihat semangat juang adik-adik mahasiswa. Pemerintah daerah dan DPRD akan terus berkomitmen mendukung kebutuhan pendidikan dan pengembangan SDM Barito Utara, karena kalian adalah harapan masa depan daerah kita,” ujar Taufik Nugraha, Selasa (11/11/2025).

Senada dengan Taufik, Anggota DPRD H. Suparjan Efendi menekankan bahwa kunjungan ini adalah momentum penting untuk menjalin komunikasi dua arah dan menjamin kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan mahasiswa, sehingga dukungan anggaran dan kebijakan dari pemerintah daerah bisa lebih tepat sasaran. Kami berharap mahasiswa Barito Utara di Yogyakarta dapat menjaga nama baik daerah, fokus belajar, dan kelak kembali membangun kampung halaman,” tutur Suparjan.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, dialog santai antara rombongan DPRD dan mahasiswa menutup kunjungan tersebut. Mahasiswa menyampaikan berbagai masukan terkait fasilitas dan kegiatan asrama, yang direspons positif oleh anggota dewan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan mendatang. (kin)