Palangka Raya, klikindonesia.com – Peran pengawas pendidikan di Kalimantan Tengah tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memiliki dimensi moral dan sosial. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam Rapat Koordinasi Pengawas Tahun 2026, (28/1/2026).
Ia menegaskan bahwa pengawas harus hadir sebagai orang tua dan pembimbing bagi guru maupun siswa.
“Pengawas jangan tutup mata dan telinga. Harus peka terhadap kondisi di sekolah,” tegas Muhammad Reza Prabowo.
Menurutnya, pengawas merupakan pintu pertama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sekolah.
Ia juga mengapresiasi pengawas yang tetap bekerja maksimal meski harus menjangkau daerah terpencil.
Beberapa di antaranya bahkan harus menggunakan transportasi sungai seperti speed boat untuk mencapai sekolah.
Salah satu pengawas, I Made Pujangga, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut.
“Digitalisasi sangat baik, dan kami siap mengawal pelaksanaannya,” ujarnya.
Ia berharap peran pengawas ke depan semakin diperkuat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh sekolah.
Rakor ini diharapkan memperkuat komitmen pengawas sebagai ujung tombak pengawasan mutu pendidikan.
Transformasi pendidikan berbasis data dan digitalisasi pun diharapkan berjalan optimal di Kalimantan Tengah. (kin)






