Palangka Raya – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kalteng Tahun 2024. Rakor ini berlangsung di Hotel Bahalap Palangka Raya, Jumat malam (17/5/2024).

 

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai kebijakan terkait AN dan PPDB tahun 2024 di Kalteng. Ini diikuti oleh 470 peserta yang terdiri dari kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Kalteng serta perwakilan dari Disdik kabupaten/kota,” kata Reza.

 

Reza menambahkan, “Peserta pada kegiatan ini terdiri dari 412 kepala sekolah dari SMA, SMK, dan SLB, serta 58 orang dari unsur Dinas Pendidikan kabupaten/kota yang meliputi penanggung jawab atau ketua AN, penanggung jawab teknis, operator teknis, serta ketua Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dari masing-masing kabupaten/kota. Rakor dilaksanakan selama 3 hari, mulai dari 17 hingga 19 Mei 2024,” tambahnya.

 

Ia menyebut, “Kesuksesan AN dan PPDB adalah dua indikator penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Untuk itu, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan pendidikan di Kalimantan Tengah, terutama dalam menghadapi AN dan PPDB tahun 2024. Saya juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara Disdik provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah-sekolah, sehingga kita semua dapat bekerja secara sinergis untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik,” ucapnya.

 

Reza juga menegaskan, “Selain itu, saya ingin menekankan pentingnya peran aktif dari seluruh kepala sekolah dan peserta Rakor ini untuk menerapkan kebijakan dan arahan yang telah disampaikan dalam Rakor ini di sekolah masing-masing. Partisipasi dan komitmen dari seluruh pihak sangat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap tahap pelaksanaan AN dan PPDB dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan kerjasama yang solid, kita bisa memastikan bahwa pendidikan di Kalimantan Tengah terus berkembang dan memberikan hasil yang optimal bagi seluruh peserta didik,” tegasnya.

 

Rakor ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi antar stakeholder pendidikan di Kalimantan Tengah, sehingga pelaksanaan AN dan PPDB tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan.