MURUNG RAYA – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menunjukkan keseriusan dalam memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Agenda ini ditindaklanjuti dengan melaksanakan studi tiru ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perseroda Tunggang Parangan di Kutai Kartanegara, Senin (24/11/2025).

Kunjungan di Wisma Tunggang Parangan ini diterima langsung oleh Direktur Utama Perseroda, Awang M. Luthfi, beserta jajaran manajemen.

Rombongan Pemkab Mura dipimpin oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Kepala Bapperida Rizal Samat, Kepala Dinas PUPR Paulus K. Manginte, serta pejabat dari perangkat daerah terkait. Tujuan utama kunjungan ini adalah mempelajari strategi tata kelola BUMD Kutai Kartanegara sebagai rujukan bagi penguatan Perseroda dan peningkatan PAD di Murung Raya.

Direktur Utama Perseroda Tunggang Parangan, Awang M. Luthfi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan Perseroda mereka bukanlah hasil instan, melainkan proses bertahap yang membutuhkan konsistensi dan dukungan regulasi yang tepat.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menyambut baik kesempatan diskusi ini. Ia menegaskan pentingnya referensi konkret dalam membangun Perseroda yang mampu berkontribusi signifikan terhadap PAD. “Kami datang untuk belajar dan memperkaya wawasan dalam pengelolaan BUMD. Kami optimis Perseroda yang akan kami jalankan dapat berkembang maksimal,” tegas Rahmanto, berharap kunjungan ini dapat mengoptimalkan upaya peningkatan PAD daerahnya.

Agenda dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai strategi bisnis, penguatan regulasi, pengelolaan aset, dan model kolaborasi antarinstansi. Hasil studi tiru ini diharapkan menjadi bahan rekomendasi penting dalam pembentukan dan pengembangan Perseroda di Kabupaten Murung Raya, sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (kin)