MUARA TEWEH – Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Ardianto, menyatakan apresiasi tinggi terhadap Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara. Apresiasi ini diberikan atas inisiatif DKPP yang telah melaksanakan kegiatan pengenalan lapangan bagi 27 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2025. Kegiatan ini juga diiringi dengan penebaran benih ikan (restocking) di Dam Trinsing dan Trahean.

Menurut Ardianto, kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk memperkenalkan struktur dan lingkup kerja DKPP, tetapi juga membekali para PPPK dengan pengalaman praktis di lapangan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Ardianto pada Jumat, 9 Mei 2025.

Politisi dari Partai Demokrat ini menekankan bahwa program semacam ini sangat krusial untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat kerja di kalangan para PPPK, yang merupakan bagian integral dari pelayanan publik di sektor ketahanan pangan dan perikanan.

Lebih lanjut, ia menyoroti kegiatan penebaran benih ikan seperti Gurami, Papuyu, dan Grasscarp. Menurutnya, aksi ini merupakan wujud nyata kontribusi DKPP dalam melestarikan sumber daya ikan lokal dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah tersebut. Ardianto berharap program-program positif ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, serta mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga untuk membangun sektor pangan dan perikanan yang berkelanjutan di Barito Utara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala DKPP Barito Utara Siswandoyo menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung pada 7-8 Mei 2025 di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, bertujuan untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan antara PPPK dan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta memperkenalkan lingkungan kerja.

Siswandoyo menuturkan bahwa 27 PPPK tersebut diperkenalkan secara lebih dekat dengan empat bidang utama dan dua unit pelaksana teknis yang ada di DKPP, yaitu Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan (KKP), Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan (KDP), Bidang Pengelolaan dan Pembudidayaan Ikan (PPI), serta Bidang Penangkapan, Kelembagaan Mutu dan Pemasaran Hasil Perikanan (PHP).(KIN)