MURUNG RAYA – Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A-Dalduk KB) Kabupaten Murung Raya, Lynda Kristiane, menyampaikan pesan penting kepada kaum muda agar menghindari pernikahan dini. Imbauan tersebut disampaikan pada Senin (1/12/2025), mengingat risiko serius yang ditimbulkan dari pernikahan di usia muda.
Lynda Kristiane menegaskan bahwa pernikahan di usia muda dapat berdampak negatif pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia mengajak para remaja untuk memprioritaskan penyelesaian pendidikan, pengembangan keterampilan, dan persiapan diri yang matang sebelum mengambil langkah menikah.
“Anak-anak muda, mari fokus dulu pada pendidikan dan cita-cita kalian. Pernikahan dini bisa membatasi kesempatan dan masa depan kalian. Bersiaplah dengan baik sebelum mengambil langkah besar dalam hidup,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran lingkungan. Remaja didorong untuk tidak ragu berdiskusi dan meminta bimbingan dari orang tua, guru, atau orang dewasa yang berpengalaman agar mampu membuat keputusan yang bijak dan bertanggung jawab.
“Pahami hak-hak kalian, rencanakan masa depan, dan jangan terburu-buru menikah. Dengan persiapan yang matang, kalian akan lebih siap menghadapi tantangan hidup dan membangun keluarga yang sehat,” tambah Lynda.
Selain menargetkan remaja, Lynda juga meminta orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif guna mencegah pernikahan dini. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi, hak anak, serta perencanaan masa depan disebutnya sebagai kunci utama dalam upaya pencegahan. Melalui kolaborasi semua pihak, angka pernikahan dini di Murung Raya diharapkan dapat terus ditekan demi melindungi masa depan generasi muda daerah. (kin)






